10 Amal Jariyah

14 03 2008

“Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang berdoa kepadanya.” (HR Muslim).

Hadis di atas menjelaskan amal perbuatan seorang Muslim akan terputus ketika ia meninggal dunia, sehingga ia tidak bisa lagi mendapatkan pahala. Namun, ada tiga hal yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia, yaitu sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan doa anak shaleh.

Dalam riwayat Ibn Majah, Rasulullah SAW menambahkan tiga amal di atas, Rasulullah SAW bersabda,

”Sesungguhnya amal dan kebaikan yang terus mengiringi seseorang ketika meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat, anak yang dididik agar menjadi orang shaleh, mewakafkan Alquran, membangun masjid, membangun tempat penginapan bagi para musafir, membuat irigasi, dan bersedekah.” (HR Ibn Majah).

Baca entri selengkapnya »




Karakter Kaum Mukmin

10 02 2008

Sesungguhnya jawaban orang-orang mu’min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan.” “Kami mendengar dan kami patuh.” Mereka itulah orang-orang yang beruntung. Siapa saja yang taat kepada Allah dan rasul-Nya serta takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan. (QS an-Nur [24]: 51-52)


Tafsir Ayat

Allah Swt. berfirman: Innamâ kâna qawl al-Mu’minîn idzâ du‘û ilâ Allâh wa Rasûlih liyahkuma baynahum (Sesungguhnya jawaban orang-orang Mukmin itu, jika mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul menghukumi [mengadili] di antara mereka). Mukmin yang dimaksudkan di sini adalah orang-orang yang benar keimanannya (ash-shâdiqîn fî îmânihim).1 

Kata Allah dan Rasul-Nya dalam konteks ayat ini merujuk pada hukum-Nya. Karena itu, sebagaimana dinyatakan ath-Thabari, frasa idzâ du‘û ilâ Allâh wa Rasûlih ditafsirkan dengan idzâ du‘û ilâ hukm Allâh wa ilâ hukm Rasûlih (jika mereka dipanggil pada hukum Allah dan pada hukum Rasul-Nya).2 Bisa juga, yang dimaksudkan adalah Kitabullah dan Rasul-Nya,3 atau Kitabullah dan Sunnah Rasulullah saw.4

Baca entri selengkapnya »




Pembajak Al-Quran

10 02 2008

Suatu ketika, Amr bin al-’Ash, sebelum masuk Islam, pernah diutus kepada Musailamah al-Kadzdzâb. Musailamah lalu bertanya, “Apa yang saat ini turun kepada sahabatmu (Muhammad) di Makkah?”

Amr menjawab, “Sesungguhnya baru saja turun kepada Muhammad satu surah yang ringkas tetapi padat isinya.”

“Apa itu?” tanya Musailamah lagi.

Amr kemudian membaca al-Quran surah al-’Ashr, “Wa al-ashr. Inna al-insâna lafî husyr; illâ al-ladzîna âmanû wa ‘âmilû ash-shâlihât wa tâwâshaw bi al-haqq wa tawâshaw bi ash-shabr (Demi waktu. Sungguh, manusia itu selalu merugi; kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran). (QS al-’Ashr [103]: 1-3).”

Baca entri selengkapnya »




Pengunjung Terakhir yang akan Datang

8 02 2008

Sungguh! Ia tak datang karena haus akan hartamu, karena ingin ikut nimbrung makan, minum bersamamu, meminta bantuanmu untuk membayar hutangnya, memintamu memberikan rekomendasi kepada seseorang atau untuk memuluskan upaya yang tidak mampu ia lakukan sendiri.!! Pengunjung ini datang untuk misi penting dan terbatas serta dalam masalah terbatas. Kamu dan keluargamu bahkan seluruh penduduk bumi ini tidak akan mampu menolaknya dalam merealisasikan misinya tersebut!
Kalau pun kamu tinggal di istana-istana yang menjulang, berlindung di benteng-benteng yang kokoh dan di menara-menara yang kuat, mendapatkan penjagaan dan pengamanan yang super ketat, kamu tidak dapat mencegahnya masuk untuk menemuimu dan menuntaskan urusannya denganmu!!

Untuk menemuimu, ia tidak butuh pintu masuk, izin, dan membuat perjanjian terlebih dahulu sebelum datang. Ia datang kapan saja waktunya dan dalam kondisi bagaimanapun; dalam kondisimu sedang sibuk ataupun sedang luang, sedang sehat ataupun sedang sakit, semasa kamu masih kaya ataupun sedang dalam kondisi melarat, ketika kamu sedang bepergian atau pun tinggal di tempatmu.!! Baca entri selengkapnya »




Terorisme dan Erotisme

28 01 2008

 عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: صنفان من أهل النار لم أرهما قوم معهم سياط كأذناب البقر يضربون بها الناس ونساء كاسيات عاريات مميلات مائلات رءوسهن كأسنمة البخت المائلة لا يدخلْن الجنة ولا يجدن ريحها وإن ريحها ليوجد من مسيرة كذا وكذا. (رواه مسلم)

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Ada dua golongan yang termasuk ahli neraka, yang belum pernah aku lihat: (1) suatu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi, mereka memukuli orang-orang dengan cambuk itu, (2) wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, merayu dan dirayu, kepala mereka bagaikan punuk unta yang miring. Mereka tidak masuk surga dan tidak dapat mencium bau surga padahal harumnya surga itu tercium dari jarak yang sangat jauh.” [Hadits riwayat Muslim]. Baca entri selengkapnya »




5 Cara Menjadi Tawadhu

28 01 2008

Orang yang paling bahagia adalah orang yang menjadikan dirinya sebagai hamba Allah Swt semata. Orang yang paling menderita adalah orang yang menjadi menghambakan dirinya selain kepada Allah Swt. Contohnya suami yang lebih takut kepada istrinya
dibandingkan kepada Allah, lebih takut akan kemarahan sang istri daripada kemarahan Allah Swt. Istri lebih bergantung kepada suami, tidak kepada Allah.

Orang yang tawadhu adalah orang yang berbahagia. Orang yang sombong sesungguhnya tidak bahagia, ciri orang yang sombong adalah orang yang merendahkan orang lain. Jangan juga menjadi orang yang rendah diri yaitu merendahkan diri sendiri dari yang semestinya. Kita harus menjadi orang yang pertengahan yakni orang yang rendah hati. Rendah hati artinya tawadhu, sangat berbeda dengan rendah diri. Baca entri selengkapnya »




Gibah yang dibolehkan !

26 01 2008

Ghibah adalah salah satu perbuatan yang tercela dan memiliki dampak negatif yang cukup besar. Ghibah dapat mencerai-beraikan ikatan kasih sayang dan ukhuwah sesama manusia. Seseorang yang berbuat ghibah berarti dia telah menebarkan kedengkian dan kejahatan dalam masyarakat. Walaupun telah jelas besarnya bahaya ghibah, tapi masih banyak saja orang yang melakukannya dan menganggap remeh bahaya ghibah (mengum-pat/menggunjing).

Akan tetapi ternyata ada beberapa hal yang mengakibatkan seseorang diperbolehkan untuk mengumpat/menggunjing. Namun sebelum mengetahui kriteria masalah apa saja yang membolehkan seseorang untuk melakukan ghibah, ada baiknya kita mengetahui dahulu apa itu ghibah.

Baca entri selengkapnya »




Ada Apa Dibalik Pernikahan ?

26 01 2008

Nikah. Untuk satu kata ini, banyak pandangan sekaligus komentar yang berkaitan dengannya. Bahkan sehari-hari pun, sedikit atau banyak, tentu pembicaraan kita akan bersinggungan dengan hal yang satu ini. Tak terlalu banyak beda, apakah di majelisnya para lelaki, pun di majelisnya wanita. Sedikit diantara komentar yang bisa kita dengar dari suara-suara di sekitar, diantaranya ada yang agak sinis, yang lain merasa keberatan, menyepelekan, atau cuek-cuek saja.
Mereka yang menyepelekan nikah, bilang “Apa tidak ada alternatif yang lain selain nikah ?”, atau “Apa untungnya nikah?”.
Bagi yang merasa berat pun berkomentar “Kalau sudah nikah, kita akan terikat alias tidak bebas”, semakna dengan itu “Nikah ! Jelasnya bikin repot, apalagi kalau sudah punya anak”.
Yang lumayan banyak ‘penggemarnya’ adalah yang mengatakan “Saya pingin meniti karier terlebih dahulu, nikah bagi saya itu gampang kok”.

Baca entri selengkapnya »